Showing posts with label pembalap ducati. Show all posts
Showing posts with label pembalap ducati. Show all posts

Saturday, March 9, 2013

Italiano Vs Americano

Sumber: motogp.com
Kubu Ducati, baik di tim utama maupun di tim satelit, kini diisi oleh 4 rider besar motogp. Mereka adalah Andrea Dovizioso, Nicky Hayden, Ben Spies dan Andrea Ianonne. Ben Spies dan Nicky Hayden berasal dari Amerika, sementara Andrea Ianonne dan Andrea Dovizioso berasal dari Italy, yang mana merupakan markas Ducati itu sendiri. Semua rider Ducati saat ini dibekali dengan motor yang sama, sehingga persaingan di lintasan nanti sangat mungkin terjadi diantara para pembalap Ducati itu sendiri. Hal ini terutama terkait dengan performa Ducati yang belum bisa menyamai Honda dan Yamaha yang dipastikan bakal menaruh para ridernya di grid depan seperti Rossi, Lorenzo, Pedrosa dan Marquez.

Dovi yang baru tahun ini membalap dengan Ducati tentu tidak sebaik Hayden yang telah lama dan mungkin sudah terbiasa dengan keliaran Ducati. Namun demikian, daya adaptasi Dovi dinilai sangat baik ketika mulai menunggangi motor ini. Sementara itu, Ben Spies dan Andrea Ianonne juga baru tahun ini merasakan motor Ducati, sehingga Nicky Hayden-lah rider yang memiliki pengalaman lebih di kubu Ducati. Namun fakta berbicara lain, Dovi sudah mengantongi kontrak selama 2 tahun penuh hingga 2014 dengan Ducati, sementara 3 pembalap lain kontraknya masih 1 tahun atau hanya hingga 2013.

Beranjak dari hal diatas, maka Dovi sedikit bisa bernafas lega karena kontraknya lebih panjang dari rider Ducati lainnya. Namun berbeda dengan rider lainnya, mereka bertiga tentu harus bisa membuktikan siapa yang terhebat agar tahun depan bisa masuk atau mempertahankan posisinya di tim utama. Selama perjalanan musim balap tahun 2012, kita telah sama-sama melihat performa Ben Spies dan Nicky Hayden, keduanya pun kita sudah ketahui gaya/cara membalap-nya. Berbeda dengan Ianonne, gaya balap yang agresif tampaknya bisa mengantarkan dia ke posisi yang lebih baik, bahkan sangat mungkin Ianonne masuk tim utama manakala ia bisa mengasapi rekan satu timnya Spies atau Hayden di lintasan nanti.

Yupz..Ducati sepertinya sedang memformat ulang rider andalannya untuk tahun depan. Format harmonis mungkin akan tercipta manakala Ducati yang bermarkas di Italy juga dipunggawai oleh rider-ridernya dari Italy pula. Namun semua tentu hanya perkiraan saja, jika Spies atau Hayden menakjubkan di lintasan, tentu Ducati akan memilih salah satu dari mereka. Ianonne sendiri sangat spesial, ia seperti Rossi muda yang membalap dengan sangat agresif meskipun pada saat-saat tertentu tidak fokus dan berujung gagal finish. Namun karir balap Ianonne tentu masih lebih panjang jika dibandingkan dengan Hayden atau Spies. So, Italiano atau Americano yang akan mengisi line up utama Ducati musim depan? Kita tunggu sama-sama...

Saturday, March 2, 2013

Perjuangan Berat Ducati Melawan Honda dan Yamaha


Ducati Desmocedici adalah nama seri motor pabrikan Ducati yang bermarkas di Italia yang disertakan dalam ajang balapan motogp. Tampilan motor ini sangat garang yang ditunjang dengan power yang sangat besar. Ducati telah mencatat sejarah panjang dalam ajang motogp, beberapa rider Ducati pun telah berhasil menjuarai ajang balapan kuda besi yang paling bergengsi ini, diantaranya adalah Casey Stoner.

Ditangan Casey Stoner-lah, Ducati meraih puncak kejayaannya. Casey Stoner tercatat dalam sejarah motogp sebagai satu-satunya rider yang paling sukses menaklukan keliaran Ducati. Tenaga Ducati yang sangat besar sanggup dikonversikan Stoner menajadi performa maksimal motor di lintasan. Setelah era Stoner, Ducati dikendari oleh Nicky Hayden dan The Doctor, tapi keduanya gagal membawa Ducati pada puncak kesuksesan, bahkan lebih parah, beberapa Tim CRT bahkan mengungguli Ducati.

Saat ini, Casey Stoner telah pensiun dari motogp, setelah keputusannya final untuk tidak lagi membalap di motogp. Demikian dengan Rossi, saat ini telah pindah kembali ke Yamaha dan bertemu kembali dengan sahabat sekaligus rival terberatnya Jorge Lorenzo. Ducati kini dipercayakan pada Andrea Dovizioso dan Nicky Hayden. Tapi memasuki musim balap 2013 ini, Ducati masih belum menunjukkan performa terbaiknya, terindikasi dari beberapa kali tes yang dilakukan di Sepang. Ducati bahkan masih kalah dengan Tim Satelit Honda dan Yamaha. Apakah yang terjadi sesungguhnya?

Ya...Ducati saat ini kalah teknologi dari Honda dan Yamaha, lebih jauh lagi teknologi Jepang yang mewakili Asia memiliki teknologi yang lebih tinggi dari Eropa saat ini. Beberapa kali kita pernah mendengar bahwa Audi telah mengakuisisi Ducati, namun tetap saja, performa apik Ducati belum terlihat. Bahkan selama 2 tahun kebersamaa The Doctor dengan Ducati, tetap belum bisa meningkatkan kecepatan Ducati. Disinilah sebenarnya pertarungan terbesar dibalik adu balap motogp, yaitu pertarungan teknologi Asia Vs Eropa. Sehingga akhirnya beragam isu bermunculan, seperti motogp saat ini menjadi tidak menarik lagi, karena kalau tidak Honda, pasti Yamaha pemenangnya. Lalu siapa yang salah dari kejadian ini?

Secara nyata, dunia telah melihat, bahwa Honda dan Yamaha mampu merespon masukan dari rider-ridernya dan mengkonversinya menjadi prototipe motor balap yang semakin maju dan canggih. Honda dan Yamaha relatif memiliki kesamaan, seperti cepat di lintasan lurus, lincah dan stabil di tikungan, memiliki sistem pengereman yang baik, dan relatif mudah dikendalikan oleh para Rider Motogp. Sementara Ducati sangat sulit dikendalikan. Beberapa kali Rossi dan Hayden tersungkur ke tanah akibat keliaran Ducati. Sungguh, perjuangan yang berat bagi Ducati untuk melawan Honda dan Yamaha saat ini.