Showing posts with label valentino rossi. Show all posts
Showing posts with label valentino rossi. Show all posts

Saturday, March 16, 2013

Pentingnya Tes di Sirkuit Austin

Lorenzo Ingatkan Pebalap yang Tidak Latihan di Austin
Juara dunia MotoGP 2012 Jorge Lorenzo mengatakan bahwa tim dan pebalap yang tidak mengambil kesempatan pada sesi latihan resmi di Sirkuit Austin, Texas, AS akan menuai kerugian. Lorenzo berseru, sebagai arena baru sepantasnya setiap tim ikut mencoba Sirkuit Austin. Terlebih sirkuit sepanjang 5,5 km ini memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dengan sirkuit-sirkuit lain di dunia.

Dalam sesi ini praktis hanya dua tim barikan yang ambil bagian, yaitu Yamaha dan Honda, serta tim LCR Honda. Lima pebalap tercatat mengikuti, yaitu Jorge Lorenzo, Valentino Rossi, Dani Pedrosa, Marc Marquez, dan Stefan Bradl. Dalam dua hari sesi latihan yang telah dijalani, semua pebalap mengaku kesulitan memahami garis lintasan sirkuit lebar ini. Lorenzo bahkan memberi catatan bahwa sirkuit Austin membutuhkan waktu agak panjang agar bisa dimengerti setiap pebalap. 

“Saya pikir penting bagi setiap pebalap dan tim datang ke sini (Austin) untuk mempelajari lintasan,” kata Lorenzo. “Saya sendiri belum bisa 100 persen menguasai lintasannya. Saya masih butuh banyak putaran untuk memahami garis lintasannya.” Ketika pertama kali mencoba putaran di sirkuit Austin, Lorenzo menghabiskan waktu hampir 3 detik lebih lambat dari catatan terbaik yang akhirnya berhasil dibukukan.

“Saya kira waktu tiga sampai empat kali latihan di sirkuit ini di jelang balapan belum tentu cukup untuk bisa memahami karakternya. Karena itu, beberapa pebalap yang tidak ambil bagian di sesi latihan ini akan mengalami sedikit masalah nantinya.”

Sumber:  Majalah Otomotif Online by. Dapurpacu.com

 

Thursday, March 14, 2013

Julukan Rossi

Dalam perjalanan balapnya rossi, kerap berganti julukan dan melakukan hal-hal yang menarik perhatian dan menghibur. Ia beralasan bahwa semuanya itu dilakukan dimulai dengan niat bersenang-senang dan melakukan sesuatu yang lucu.

Rossifumi Julukan Rossi yang diciptakan oleh temannya saat Rossi membalap di kelas 125cc julukan ini tercipta karena Rossi kagum dengan pembalap Jepang yang khas dengan rambut panjangnya, Norick Abe yang saat itu berumur 17 tahun dan dengan gigih bertarung dengan Michael Doohan dan Kevin Scwantz dikelas 500cc, karena nama asli pembalap Jepang itu Norifumi Abe maka Rossi dijuluki Rossifumi.Tahun 2004 Rossi dan Abe sama-sama membela Yamaha berada dalam beda tim namun satu grafis, yaitu dominasi warna biru. Rossi berada di tim Gauloises Fortuna Yamaha Team sedangkan Abe bernaung di Fortuna Gauloises Tech 3 Yamaha Team. Valentinik Julukan ini berasal dari tokoh kartun Daffy Duck yang menjadi superhero yang di Italia bernama Paperinik. Julukan ini dipakainya pada saat membalap di kelas 250cc.
The Doctor Setelah naik ke kelas 500cc pada musim 2000 Rossi menjuluki dirinya dengan The Doctor karena membalap di kelas 500cc butuh keseriusan dan ia merasa dirinya bukan anak kecil lagi, selain itu ia juga menyukai ide sebagi illmuwan gila dan melakukan eksperimen gila, ia menganggap pantas memakai julukan itu setelah mendapatkan prestasi sebagai juara dunia.”Di balap 500cc kita tidak butuh superhero. Yang kita perlukan cuma tenang, kalem, dan pemikir seperti dokter,”ucapnya. Disamping itu, nama Valentino di Italia kebanyakan digunakan oleh para dokter. Ia juga mulai mengurangi perayaan kemenangan yang dianggapnya sudah tak pantas ia lakukan. “Cukup dengan melambai seperti pembalap lain, lalu malamnya pesta habis-habisan bareng sahabat-sahabat saya.”

Rossi Merasa seperti Belum Pernah Tinggalkan Yamaha

Source: motogp.com
Valentino Rossi merasa sangat senang bisa kembali bergabung dengan Yamaha, setelah menjalani dua musim yang sangat sulit bersama Ducati. Juara dunia tujuh kali MotoGP ini mengatakan, kesan pertama yang dirasa ketika melakukan debutnya dengan tim "Garputala" tersebut adalah "seperti belum pernah pergi" dari mereka.

Rossi pernah bergabung dengan Yamaha sejak musim 2004 hingga 2010, sebelum pindah ke Ducati. Selama kurun waktu tersebut, "The Doctor" sukses merengkuh empat gelar juara dunia dan meraih 46 kemenangan. Tetapi selama dua musim bersama Ducati, pebalap Italia ini tak pernah jadi juara dan hanya tiga kali naik podium.

Nah, mulai musim 2013, Rossi akan kembali menjadi partner mantan rekan setimnya antara 2008-2010, Jorge Lorenzo, yang baru saja menjadi juara dunia MotoGP 2012. Rossi merasa sangat senang bisa kembali ke tim Jepang ini.

"Ini adalah sebuah perjalanan kembali bagiku, dan rasanya seperti saya belum pernah meninggalkan mereka," ujar Rossi kepada Gazzetta dello Sport seperti yang dikutip dari Autosport, Jumat (16/11/2012), usai uji coba pasca-musim bersama Yamaha di Valencia dan Aragon.
"Setelah menghabiskan waktu tujuh tahun di sini, sudah banyak orang yang saya kenal."

Yamaha terpaksa meninggalkan uji coba resmi di Valencia pada Selasa (13/11), karena cuaca yang sangat tidak bersahabat. Mereka memutuskan untuk pergi ke Aragon dengan harapan bisa menjalani uji coba itu dengan baik. Sayang, justru pada hari Rabu (14/11), cuaca di Aragon buruk dan di Valencia sedikit lebih baik.

"Kami sudah pindah dari Valencia ke Aragon karena kami mengharapkan cuaca yang bagus. Malah, kami justru mendapatkan hujan yang lebih lagi," jelas Rossi mengenai uji coba tersebut.

"Dan ini menambah luka - karena kami perlu menguji dua atau tiga hal penting untuk pekerjaan motor tahun depan - cuaca bagus terjadi di Valencia dan mereka bisa melakukannya di sana."

"Kami perlu sejumlah lap di lintasan kering, malah kami terpaksa harus menunggu untuk tes tahun depan sebelum kembali lagi ke trek."
sumber : kompas

Tuesday, March 12, 2013

Lorenzo Tantang Valentino Rossi, Pedrosa dan Marquez untuk MotoGP 2013

Lorenzo meyakini kalau dirinya, Rossi, Pedrosa dan Marquez adalah empat pembalap yang berpeluang meraih gelar juara di kompetisi MotoGP 2013.
 
Meski kejuaraan MotoGP 2013 baru akan dimulai 7 April di Qatar, Jorge Lorenzo sudah mengibarkan bendera perang pada rekannya Valentino Rossi dan dua pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa serta Marc Marquez. Pembalap asal Spanyol itu menantang Rossi, Pedrosa dan Marquez untuk mengalahkan dirinya.

"Saya adalah pembalap yang harus dikalahkan karena saya memenangi balapan musim kemarin," kata Juara Dunia MotoGP 2012 itu saat jumpa pers di ballroom hotel Four Season, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (25/1). "Marquez, Pedrosa dan Rossi juga bisa menjadi penantang dan berpeluang meraih gelar juara. Tapi musim ini akan ada kejutan."

Kehadiran Lorenzo di Jakarta itu dalam rangka memperkenalkan logo baru Yamaha. Ia hadir bersama rekan barunya, Rossi.

"Saya suka dengan logo barunya. Bagus dan tampak beda," ujar Lorenzo. "Saya sangat senang bisa kembali ke keluarga Yamaha. Saya juga suka logonya. Musim ini Yamaha akan lebih kuat," janji Rossi.

Bulan depan, Lorenzo, Rossi dan pembalap MotoGP lainnya dijadwalkan untuk menjalani tes musim balapan 2013. Tes tersebut nantinya digelar 5 Februari di Sirkuit Sepang, Malaysia. (wk/ri)

Saturday, March 9, 2013

3 Harapan untuk Valentino Rossi di MotoGP 2013

Oleh: Fajar Sasmita


Hari ini, tepat hari lahir Sang Legenda Hidup MotoGP, Valentino Rossi yang ke – 34. Bersamaan dengan itu saya (dan munkin seluruh penggemar Valentino) mempunyai harapan untuk Valentino di MotoGP 2013. Setelah musim sebelumnya awan mendung menyelimuti saat di tim Ducati kini titik terang mulai nampak pada wajah Vale setelah ia memutuskan untuk kembali bersama Yamaha... dan berikut 3 harapan untuk pemilik abadi ‘si kuning’ Empat Enam di MotoGP 2013;

1. Kembali kompetitif di barisan depan (memenangkan lomba)
Selama membela tim Ducati selama 2 musim terakhir, Vale sangat teramat sangat jarang berada di baris terdepan. Dari 35 balapan bersama Ducati, Vale hanya berhasil meraih 3x podium. Prestasi terbaiknya pun hanya podium ke -2. Dengan kembalinya Valentino ke Yamaha di harapkan rider asal Italia ini mampu untuk tampil kompetitif bersaing untuk memenangkan lomba. Cahaya terang mulai kian tampak saat tes Sepang dilalui. Valentino konsisten mencatatkan waktu terbaik dalam posisi 4 besar. Ini menjadi pertanda awal yang baik, tidak hanya bagi Vale sendiri tapi bagi semua penggemar MotoGP pada umunya dan penggemar Valentino Rossi pada khususnya. Setidaknya tidak lama lagi Vale akan mengakhiri puasa kemenangan yang terakhir di raihnya saat GP Malaysia 2010 silam.

2. Selebrasi kemenangan yang unik nan menghibur
Seiring tercecernya Valentino dari persaingan baris terdepan bersama Ducati, tentu kita sudah tidak pernah lagi melihat selebrasi dari Valentino Rossi. Tentu semua sepakat bahwa Vale lahh pencetus aksi-aksi selebrasi yang ‘gila’..rider mana yang sengaja untuk mampir di toilet…
Akankah Valentino Rossi akan kembali? Walau tidak dalam setiap kemenangan setidaknya dalam satu atau dua kemenangan kita dapat menyaksikan aksi tersebut. Valentino Rossi… dunia dan seluruh Rossifumi menantimu…

3. Meraih Gelar Juara ke – 10 (dan seterusnya)
Ini yang paling ditunggu-tunggu Rossifumi, di usianya yang sudah menginjak 34tahun diharapkan Valentino masih bisa bersaing memperebutkan kemenangan dan akhirnya bisa meraih Gelar Juara Dunia yang ke – 10 di musim ini.
Sumber: http://olahraga.kompasiana.com/balap

Suatu Hari, Saat MotoGP Tidak ada Rossi



Oleh: Zaenal Abidin
   
Ketika Rossi pindah ke Ducati banyak kalangan yang menilai bahwa The Doctor akan bisa sukses sebagaimana dahulu ketika hijrah dari Honda ke Yamaha meski tidak sedikit pula yang pesimis Rossi bisa mengulang kesuksesannya yang fantastis itu saat merengkuh gelar juara dunia bersamaYamaha yang sebelumnya menjadi tim kelas 2.

Tapi akhirnya waktulah yang menjawab teka-teki apakah sang maestro balap MotoGP itu bisa kembali sukses bersama tim barunya Ducati. Mencengangkan memang, di musim pertamanya bersama Ducati The Doctor hanya satu kali naik podium. Itupun di posisi ketiga. Bahkan mendekati seri-seri akhir MotoGP 2011 hasil yang diraih Rossi tambah buruk saja.

Di musim 2012 ada secercah harapan bagi para penggemar Rossi untuk melihat jagoannya kembali berjaya di balap motor bergengsi ini. Selain faktor motor Ducati yang telah di perbaiki sedemikian rupa, kemudian pernyataan Rossi yang mengaku puas dengan Desmosedici GP 12 dan pengalaman buruk yang dialami The Doctor di musim pertamanya juga menjadi alasan bagi para penggemar Rossi untuk melihat kebangkitan idolanya, karena yakin Rossi telah belajar banyak dari musim pertamanya itu. 

Tapi harapan tinggal harapan, di awal musim 2012 ini performa Rossi masih saja mengecewakan. Seri pertama di Qatar The Doctor hanya mampu finis di urutan ke-10 lebih buruk dari rekan setimnya Nicky Hayden yang finis di tempat ke-6. perofrma buruk itu masih saja berlanjut di seri ke-2 di Spanyol beberapa waktu lalu, Rossi hanya start di posisi ke-13 dan finis di posisi ke-9. 

Saya dan beberapa teman penggemar MotoGP dan Valentino Rossi, merasa jenuh ketika melihat balapan di psosisi depan selama setahun terakhir ini hanya diisi nama-nama Casey Stoner, Dani Pedrosa, dan juga Jorge Lorenzo. Sementara Rossi, yang saya yakin bukan saya saja yang mengatakan bahwa ”MotoGP = Rossi” tak kunjung melaju terdepan sampai seri terakhir kemarin. Melihat kenyataan ini kalau kita studi ke F1 (formula 1) kayak DPR saja ya..hehehe, ketika ajang balap jet darat itu ditinggal iconnya Michel Shumacher, yang rating penonton dan peminatnya anjlok karena pensiunnya Shumi (julukan Michel Shumacher), sepertinya MotoGP pun tak akan jauh berbeda dengan F1 itu. 

Saya yakin butuh waktu yang tak sebentar bagi MotoGP untuk mengembalikan pamornya ke public setelah ditinggal Valentino Rossi, hipotesa saya ini dibuktikan dengan lingkup yang kecil dari tempat saya tinggal di Pesantren PeNUS MTI, Surabaya, yang mulai bosan melihat MotoGP. ”Jangankan menonton, mendengar beritanya sedikit bosan, karena pasti Rossi kalah.”demikian seloroh salah seorang teman. Dan sepertinya bukan saya dan teman-teman saja yang akan ’meninggalkan’ menonton MotoGP, ketika menulis ini dan saya buka Kompas.com ternyata Saluran televisi Italia, Mediaset yang merupakan salah satu media massa terbesar di Italia, memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak kerja sama dengan Dorna. Artinya ia tak punya hak lagi untuk menyiarkan balap motor paling populer di dunia saat ini MotoGP.

Benar tidaknya hipotesis saya ini, lebih bijak kita ikuti saja MotoGP musim 2012 ini dan suatu saat nanti ketika di MotoGp tak ada lagi sang Maestro, The Doctor Valentino Rossi, apakah masih ’Bersinar’ pamor MotoGP. Atau redup dan mulai ditinggalkan penggemarnya?????? Kita lihat saja.

Thursday, June 24, 2010

Yamaha announce Yoshikawa as replacement for injured Rossi


Wednesday, 23 June 2010

The experienced test rider will stand in for the Fiat Yamaha team from the Gran Premi Aperol de Catalunya until the World Champion is back to full fitness.
Yamaha Motor Racing have confirmed that their experienced test rider Wataru Yoshikawa will join the Fiat Yamaha team for the Gran Premi Aperol de Catalunya on July 4th, riding in place of injured World Champion Valentino Rossi until the Italian is back to full fitness following his broken leg.

Yoshikawa, a two-time Japanese superbike champion, will ride Rossi’s YZR-M1 for the Italian’s side of the Fiat Yamaha garage and is expected to be with the team for at least three races, after which more is expected to be known about Rossi’s expected return date.

Managing Director of Yamaha Motor Racing Srl, Lin Jarvis, said: “We have considered many different scenarios and candidate riders to fill the temporary vacant seat in the Fiat Yamaha Team. We had always planned to use a rider from within the Yamaha Motor & Tech 3 family but for each rider we considered who is in active competition, their move to the Fiat Yamaha Team would have created another problem for their own racing programme or for the teams in which they are engaged.”

“Finally, after a great deal of consideration, we have selected Wataru Yoshikawa, our Japanese YZR-M1 test rider, to join us as our substitute rider. We provisionally plan for three races (Catalunya, Sachsenring and Laguna Seca) but we will adjust the plan accordingly when we know more about Valentino's expected date of return.”

Yoshikawa, who has ridden as a wildcard once before in MotoGP when he finished 12th at Motegi in 2002, stated: "I'm happy to have this chance to stand in for Valentino while he is recovering and to compete in MotoGP again. Looking at the Fiat Yamaha Team results with the 2010 YZR-M1, I can see that the winter developments were correct and now I am looking forward to having the chance to gather some ‘real racing' data, which will be very helpful for the future development of the M1."

Jarvis further welcomed the experience and knowledge of 41 year-old Yoshikawa, adding: “The benefit of Wataru's presence in our team will be threefold. Firstly he brings with him a wealth of experience riding the YZR-M1. Secondly his presence allows us to fulfil our contractual obligations and to join the team's quest to accumulate points for the Team Championship. Thirdly he will gain valuable first hand MotoGP race experience in three challenging circuits which will surely be very useful to assist him and Yamaha with the future development of the YMR-M1. We look forward to welcoming Wataru into our team while we wait for Valentino's return to full fitness."

Reference: www.motogp.com